[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/04/FR-68-Layout.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
News
Newest edition of Global South Review is now available!
Global South Review is a social and political journal that aims to provide an academic and policy platform to exchange views, research findings, and dialogues within the Global South and between the Global North and the Global South.
Global South Review examines all the issues encountered by Global South in the context of current international justice, security, and order. The journal focuses, but not exclusively, on the role of Global South in global politics; the rise, demise, and possible revival of South-South internationalism and Bandung Spirit; and the dynamics of relations between Global South and Global North. Authors may submit research articles and book reviews in related subjects.
In this edition, GSR features six writings highlighting various issues paramount in the Global South.
Access it through the link:
http://jurnal.ugm.ac.id/globalsouth
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/04/FR-67-Layout.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/03/Commentaries-1.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/03/FR-66-Layout_small.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/03/FR-65-Layout-copy-1.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/02/dpd-Refleksi-Perlawanan-Nirkekerasan-2024.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
Apa yang dapat dibanggakan dari tahun 2023? Otokratisasi semakin menjadi, invasi Rusia di Ukraina belum berakhir, pendudukan Israel di Palestina memasuki babak baru pembantaian warga sipil, krisis iklim semakin tidak tertangani, kelompok sayap kanan muncul di berbagai penjuru dunia – sulit rasanya melangkah masuk ke tahun 2024 dengan ringan dan optimis. Padahal di tahun 2024 ini, lebih dari separuh warga dunia – termasuk kita di Indonesia – berhadapan dengan pemilihan umum di negara masing-masing. Jika tidak waspada dan dilawan balik, proses yang seharusnya menjadi pesta demokrasi malah berpeluang menjadi pelembagaan otokratisasi. Siapa saja yang selama ini melawan balik menggunakan strategi nirkekerasan? Apa capaian mereka di tahun 2023?
Edisi keempat refleksi tahunan Damai Pangkal Damai (DPD) kembali menghadirkan empat segmen, masing-masing mengenai Indonesia, gerakan maksimalis, gerakan reformis, dan isu khusus. Segmen pertama mengulas perlawanan nirkekerasan di Indonesia tahun 2023, yang tidak menunjukkan perkembangan berarti dari tahun-tahun sebelumnya. Segmen kedua memetakan gerakan-gerakan maksimalis yang muncul, meningkat intensitasnya, meredup, atau berubah menjadi gerakan reformis di sepanjang 2023. Segmen ketiga menyoroti eskalasi gerakan iklim global. Adapun segmen keempat mengelaborasi sejarah dan dinamika perlawanan nirkekerasan dalam perjuangan pembebasan Palestina. Kesemuanya menggarisbawahi pentingnya bergerak sekarang, sebelum terlambat — sebelum otokrasi di Indonesia dan aneka negara lain lebih kuat terkonsolidasi, sebelum melampaui kenaikan suhu bumi 2 derajat Celcius, sebelum sebuah bangsa terhapus musnah.
[googlepdf url=”https://iis.fisipol.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/720/2024/02/FR-64-Layoutai.pdf” download=”Download” width=”100%” height=”600″]
